Kategori
Berita Terbaru

Bakti sosial dan In House Training Ovariohisterektomi

Dalam rangka memperingati World Rabies Days, Balai Veteriner Lampung mengadakan Bakti sosial dan In House Training Ovariohisterektomi, Kastrasi dan Vaksinasi Hewan Kesayangan. Acara ini dilaksanakan sekaligus untuk refreshing dan peningkatan skill SDM medik dan paramedik Bvet Lampung.  Seperti yang kita ketahui bersama bahwa selain vaksinasi dan eliminasi, kontrol populasi Hewan Penular Rabies (HPR) juga sangat berperan penting dalam upaya pengendalian penyakit rabies ini. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 4-5 Oktober 2017  yang lalu dibuka oleh drh Enny Saswiyanti, M.Si  sebagai PLH Ka Balai dan di hadiri oleh 16 Medik Veteriner dan 8 Paramedik Veteriner Bvet Lampung serta 2 narasumber dari Puskeswan Kemiling,  Kota Bandar Lampung  yaitu drh. Karyawan Sudaryatmo dan drh. Sunandjak Agung Wiwoho.

Pada  acara bakti sosial diperoleh 11 ekor kucing, 6 betina dan 5 jantan. Sebagian kucing tersebut merupakan kucing liar tak berpemilik yang berkeliaran  di sekitar Balai Veteriner Lampung. Sebelum dilakukan operasi,  kucing-kucing tersebut juga diambil sampel darahnya untuk pengecekan penyakit Toxoplasma di Laboratorium Parasitologi  Bvet lampung. Dengan dibimbing oleh drh. Karyawan dan drh. Sunandjak, medik dan paramedik Bvet Lampung berhasil melakukan 5 kastrasi dan 4 Ovariohisterektomi, sementara 2 kucing lainnya sedang bunting dan sakit sehingga tidak dapat dilakukan tindakan Ovariohisterektomi.  Setelah masa perawatan, kucing-kucing tersebut akan di vaksinasi Rabies dan siap dilepaskan kembali ke habitatnya.

Selain kegiatan diatas, medik dan paramedik Bvet lampung juga diajarkan cara membuat tulup dan kastrasi pada domba. Tulup dapat digunakan untuk proses pengobatan dan vaksinasi atau bahkan pembiusan untuk hewan-hewan liar yang sulit ditangkap. Dengan adanya aplikasi dan modifikasi peralatan yang sederhana ini diharapkan dapat mengurangi salah  satu hambatan  restrain  dan handling hewan yang liar sehingga membantu proses kegiatan lapangan teman-teman di Bvet Lampung.

Inilah sedikit aksi  nyata kami untuk secercah harapan pembebasan penyakit Rabies di wilayah kerja kami. Sebagaimana intisari dari slogan veteriner tercinta “Manusya Mriga Satwa Sewaka”, dimana untuk hidup berdampingan dengan hewan maka sudah jadi kewajiban kita di dunia veteriner untuk pula menjamin kesehatan mereka, termasuk menjaga mereka dari paparan virus Rabies ini. Dan harapan kami ini adalah aksi awal, semoga akan ada aksi-aksi lanjutan nyata lain yang lebih besar dalam upaya pencegahan, pengendalian dan pembebasan penyakit rabies di wilayah kerja Balai Veteriner Lampung. Aamin.

(drh. Ephay)