Berbahagia di Tempat Kerja

you

Hampir sebagian besar waktu kita habiskan ditempat kerja.  Dengan kesibukan dan berbagai beban kerja yang kita dapatkan. Hal tersebut dapat menimbulkan stress. Stress adalah tekanan yang bergantung dari respon kita apakah akan menjadikan stress sebagai eustress atau pemacu sehingga menjadi lebih baik atau menjadi misstress yang berakhir pada depresi.  Demikian disampaikan oleh Aspi Kristiati, SKM dari RS Jiwa Grhasia Yogyakarta dalam pembinaan pegawai pada hari senin tanggal 25 Juli 2016 di Aula Bvet Lampung.

 

Menurut WHO Report (2001) dari 10% populasi orang dewasa mengalami gangguan jiwa dan 30% kunjungan ke dokter umum (pelayanan primer) adalah penderita gangguan jiwa dengan keluhan fisik (depresi terselubung). Apalagi dengan beban hidup, tingkat perekonomian  dan kemiskinan,  depresi semakin meningkat. Data WHO menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan yang signifikan depresi sebagai global burden disease-WHO dari peringkat 4 pada tahun 1990, diproyeksikan menjadi peringkat 2 pada tahun 2020.

 

Adapun ciri – ciri sehat jiwa menurut WHO yaitu :

  • Dapat menyesuaikan diri pada secara konstruktif pada kenyataan meskipun kenyataan itu buruk
  • Memperoleh kepuasan dari usahanya atau perjuangan hidupnya
  • Merasa lebih puas memberi daripada menerima
  • Merasa bebas secara relatif dari ketegangan dan kecemasan
  • Dapat berhubungan dengan orang lain secara tolong menolong dan saling memuaskan
  • Dapat menerima kekecewaan untuk dipakainya sebagai pelajaran dikemudian hari
  • Dapat mengarahkan rasa permusuhan pada penyelesaian yang kreatif dan konstruktif
  • Mempunyai rasa kasih sayang yang besar

 

Kondisi sehat jiwa tersebut dapat berkurang atau terganggu oleh stress.  Apabila  stress tersebut tidak terkelola dengan baik dan menjurus kearah mistress yang kemudian berlanjut menjadi depresi.  Depresi atau istilah medisnya depresi mayor unipolar memiliki ciri – ciri : sedih, malas beraktifitas dan tidak mau melakukan apapun. Kondisi ini akan menurunkan kinerja pegawai, apalagi jika kondisi ini sampai mengarah kepada gangguan jiwa.  Oleh karena itu adalah menjadi penting bagaimana pengelolaan stress dan penanganannya di tempat kerja sehingga pegawai dapat lebih berbahagia ditempat kerja sehingga kinerja dapat terus meningkat. Hidup pun dapat lebih bermakna dan berguna untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

 drh Enny Saswiyanti, M.Si

Kasubbag Tata Usaha Balai Veteriner Lampung

BERITA TERKINI