Clinical and laboratory studies on chicken Isolates of Clostridium Perfringens in El-Behera, Egypt

Infeksi klostridial menjadi perhatian penting untuk industri perunggasan karena kerugian ekonomi yang parah dan peningkatan mortalitas. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki situasi saat infeksi C. perfringens dalam komersial broiler dan ayam petelur di El-Behera Gubernuran, Mesir. Identifikasi molekul gen racun yang berbeda untuk terisolasi C. perfringens serta in-vitro dan pengujian sensitivitas antibiotik in-vivo dan reproduksi eksperimental enteritis nekrotik dilakukan.

Sebanyak 198 usus dan hati sampel dikumpulkan dari ayam yang menderita diare dari 40 kawanan (31 broiler komersial, 3 lapisan komersial, 3 peternak lintas lokal dan 3 kambing domba peternak broiler). Tingkat isolasi adalah 72,1% dari ternak diperiksa benar-benar dan 65,1% dari sampel benar-benar dikumpulkan. In-vitro tes sensitivitas untuk 5 jenis A C. perfringens isolat menunjukkan bahwa isolat sensitif terhadap amoksisilin, metronidazol, dan florfenicol. Tiga isolat tipe A C.

Perfringens dipilih untuk eksperimental enteritis nekrotik dan untuk pengujian antibiotik in-vivo dan hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan statistik dalam tanda-tanda klinis, lesi makroskopis, perubahan histopatologi, tingkat re-isolasi, rata-rata berat badan dan tes fungsi hati di antara semua 3 isolat tipe A C. perfringens. Amoksisilin dan metronidazole yang lebih baik daripada florfenicol dalam pengobatan kondisi seperti itu.

download

BERITA TERKINI