Kategori
Berita Terbaru

Diagnosa Toxoplasma, Bvet Lampung Jalin Kerjasama dengan BBLitvet

Toxoplasmosis telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian sebagai salah satu Penyakit Hewan Menular Strategis melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 4026/kpts/OT.140/4/2013 tanggal 1 April 2013. Dalam rangka meningkatan kapasitas laboratorium toxoplasma, Balai Veteriner Lampung (BVET Lampung) menjalin kerjasama dengan Balai Besar Penelitian Veteriner (BB Litvet) dalam hal pendampingan teknologi diagnosa penyakit toxoplasma.

ks-bblitvet2Kegiatan diagnostic merupakan salah bagian yang penting dalam pengendalian, pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan. Keputusan atau kebijakan yang diambil dalam pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan harus senantiasa berdasarkan informasi ilmiah. BBLitvet sebagai lembaga yang menghasilkan teknologi mempunyai kewajiban untuk menyebarkan hasil penelitiannya kepada pengguna. Sementara BVET Lampung yang mempunyai mandat melakukan diagnostic maupun pengujian penyakit salah satunya adalah toxoplasma, membutuhkan dukungan penelitian dan pengembangan. Dengan demikian kerjasama dalam pengembangan laboratorium toxoplamsa di BVET Lampung merupakan salah satu bentuk sinergi  yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada kedua belah pihak maupun masyarakat.

Langkah awal yang dilakukan adalah penyerahan isolat toxoplasma yang dimiliki oleh BBLitvet kepada BVET Lampung dan diikuti dengan pelatihan pengembangan metode dengan tema “Isolasi Toxoplasma gondii secara in vivo dan in vitro guna pengembangan teknis diagnosis toxoplasmosis secara serologis”.  Drh. Didik Tulus Subekti, M.Kes, peneliti  dari Kelti Parasitologi, BBLitvet merupakan instruktur dalam pelatihan tersebut.

Penandatangan MTA  (Material Transfer Agreement) dilakukan dalam acara pembukaan pelatihan   pada tanggal 18 Maret 2014 dengan disaksikan oleh wakil dari Ditkeswan, Ditjen PKH. Kegiatan pelatihan dilakukan selama 2 minggu baik secara teoritis maupun praktek di Laboratorium, dengan peserta tidak saja dari internal di BVET Lampung namun instansi lain terkait baik yang di koordinasi oleh  BVET Lampung maupun Karantina dan Dinas. Diharapkan pelatihan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik baiknya untuk meningkatkan kompetensi BVET termasuk kompetensi personal dalam pengujian toxoplasmosis.

sumber: http://bbalitvet.litbang.deptan.go.id