Kategori
Artikel

Flu Burung: Masih mengancam di musim hujan

Oleh : drh Tri Guntoro, MP

Avian Influenza (AI) adalah penyakit menular yang dapat menginfeksi semua jenis unggas, manusia, babi, kuda dan anjing dan disebabkan oleh virus Avian Influenza type A dari family Orthomyxoviridae1 . Secara umum, beberapa virus Avian Influenza dapat beradaptasi pada spesies unggas baru dan menyebabkan outbreak baik epidemik maupun endemik. Di wilayah regional lampung masih masuk dalam kategori endemik sehingga diperlukan kewaspadaan untuk dapat melakukan tindakan pencegahan.

 

Grafik. Proporsi Avian Influenza di setiap bulan (data tahun 2014)
Grafik. Proporsi Avian Influenza di setiap bulan (data tahun 2014)

Dari grafik ini kita dapat menggambarkan bahwasanya kejadian Avian Influenza kecenderuang terjadi pada musim hujan dibandingkan dengan musim kemarau. Dengan menggunakan epitools dari Ausvet dapat dicari seberapa besar asosiasi dan apakah signifikan faktor musim terhadap terjadinya Avian Influenza.

Tabel 2x2 kemudian di analisis dengan epitools
Tabel 2×2 kemudian di analisis dengan epitools

odds rasio

Dari hasil analisis data dengan epitools diperoleh bahwa selang kepercayaan 95%  untuk RR adalah 3,11 sampai 6,47, dan selang kepercayaan 95%  untuk OR adalah 4,18 sampai 9,74. Ini  berarti  bahwa  ada  hubungan  antara  musim  dan  Avian Influenza.  Dengan  demikian  maka  kita menolak  hipotesis  nol  dan  menerima  hipotesis  alternatif,  yaitu  musim  mempengaruhi proporsi AI pada unggas. Namun perlu dicatat bahwa hal ini hanyalah hubungan secara statistika antara musim penghujan dan AI, dan tidak membuktikan bahwa musim penghujanlah yang menyebabkan AI, Hal ini hanya menunjukkan bahwa ada kemungkinan bahwa musim penghujan dapat menyebabkan Avian Influenza (flu burung) 4 kali lebih banyak dibandingkan musim kemarau. Diperlukan investigasi dan kajian lebih lanjut untuk menentukan faktor-faktor apa saja yang sebenarnya menyebabkan penyakit

grafik 3

Dari tabel diatas menggambarkan bahwa nilai yang didapat memiliki signifikansi dengan angka chi-squere dibawah 0,05. Dari hasil kajian ini memberikan informasi kepada para stake holder yang ada di kabupaten ataupun provinsi untuk dapat memperketat biosecurity dan lalu lintas di musim penghujan sehingga akan dapat menekan kasus Avian Influenza di wilayahnya masing-masing.

2 tanggapan untuk “Flu Burung: Masih mengancam di musim hujan”

Komentar ditutup.