Kategori
Artikel Berita Terbaru

Improve Nutrition @ The Right Price

Negara Australia memiliki daerah yang berbeda beda ada yang disebut Harsh (merupakan daerah yang kering dengan curah hujan yang terbatas), Endoweed (merupakan kawasan yang lebih produktif karena memiliki curah hujan yang cukup tinggi bisa 160-180 kg/ year) sedangkan daerah Intermidiet (daerah tengah-tengah antara Harsh dan Endoweed), Ian Sillar, 1991. Hal tersebut hampir sama dengan Indonesia dimana memiliki daerah yang memiliki curah hujan yang baik dan sedikit curah hujannya, Anonimus.

Wilayah Australia yang termasuk dalam daerah Intermediet yang memiliki target 280 kg dalam 30 bulan. Mutu pakan sangat tergantung dengan curah hujan sama halnya dengan pertambahan berat badan. Tetapi ada keinginan untuk menghasilkan seperti daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi. Ada beberapa riset yang dilakukan beberapa penelitian diantaranya adalah dengan pemberian supplemen: Non Protein Nitrogen (Urea), Energi (grain: Barley, Sorgum, Wheat, Luppins and Molasses), By produc dan Oil Seeds sedangkan protein dipenuhi oleh (Protein meals (cattonseed, kopra, Sun Flower meels; Oil seeds and Lupin). Ada yang melakukan penelitian yang mengkombinasi antara urea dan full suplemen (artinya ada dua musim kering: di musim kering yang ada dua kali dalam setahun maka di lakukan perbaikan di waktu tersebut. Penelitian lainnya dengan menggunakan hormon sebagai kombinasinya. Dan yang paling menarik adalah mengkombinasi dengan tanaman Lamtoro (Leucenae). Bagaimana hasilnya????

Riset yang dilakukan berupaya mendapatkan berat badan 600 kg di umur 2 tahun di daerah yang memiliki curah hujan yang minim diharapkan memiliki dampak ekonomi yang baik. Sebagai hasil riset yang dilakukan ternyata suplemen (Mahal harganya, namun perbedaanya tidak terlalu mencolok) sama halnya dengan menggunakan hormon. Jadi dapat disimpulkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal di usia 2 tahun adalah dengan pemberian Lamtoro (Luecenae) akan menghasilkan berat hidup 600 kg.

Saat ini sedang dikembangkan Protein dari bahan lainnya yakni dengan menggunakan Algae tetapi baru dikerjakan secara laboratorium di Universitas Queensland yang dikenal dengan istilah Novel Protein Sources.

Pola berfikir mendapatkan keuntungan maksimal dengan perlakuan yang minimal dan aman yang harus dikedepankan untuk mensejahterakan semuanya, Semoga!!

Laporan drh Triguntoro, MP dari Australia