Kategori
Berita Terbaru

Infestasi Faschiola Pada Hewan Sembelihan

BzPcitICYAAAXWxMemotong hewan qurban merupakan Sunnah Muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan, merupakan kesunnahan yang nyaris wajib, yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW), dan berqurban kesunnahannya dilakukan tiap tahun. Kesunnahannya berlaku secara individual (baik ayah, ibu, anak dst).

Dalam pelaksanaan penyembelihan hewan qurban penulis melakukan pengawasan di Masjid Al Ikhlas, Trimurjo, Lampung Tengah. Di tahun ini warga yang dikoordinir oleh pengurus masjid Al Ikhlas melakukan penyembelihan hewan qurban sebanyak (sapi 3 ekor dan 5 ekor kambing). Dan 2 dari 3 sapi terdapat infestasi Faschiola pada hatinya.

Hewan qurban yang akan disembelih harus dilakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan atau tenaga terlatih di bawah pengawasan dokter hewan. Pemeriksaan postmortem dilakukan setelah hewan dipotong. Tahapan ini dimaksudkan untuk menyingkirkan (mengeliminasi) kemungkinan-kemungkinan terjadinya penularan penyakit dari hewan ke manusia. Proses ini juga bermanfaat untuk menjamin tersedianya daging dan produk ikutannya dengan mutu yang baik dan sehat. Penyakit yang sering ditemukan pada pemeriksaan postmortem yaitu faschiolosis. Pemeriksaan post-mortem organ hati untuk melihat adanya F. Gigantica di dalam buluh empedu. Infeksi cacing faschiola gigantica menyebabkan kerugian ekoonomi yang utama didasarkan akibat terbuangnya hati baik sebagian maupun seluruhnya.

Pemeriksaan kesehatan terhadap hewan qurban sebaiknya diwajibkan di seluruh wilayah Indonesia yang memperingati hari raya qurban agar keamanan daging untuk konsumsi masyarakat terjamin dan terhindar dari penyakit zoonosis. Daerah-daerah pemasok hewan qurban perlu melakukan tindakan pencegahan untuk mengurangi kerugian akibat Faschiolosis, seperti pemberian anthelmentik yang tepat dan efektif minimal empat bulan sebelum pelaksanaan qurban.

drh Triguntoro, MP