Kategori
Artikel

Kandang Bersih, Kering dan Nyaman untuk Pedet

kandang 1

Pedet merupakan target utama keuntungan pada beef cattle breeding, sedangkan pada  dairy cattle merupakan income ke 2 setelah produksi susu. Selamatkan pedet kita… selamatkan pedet kita…, merupakan slogan utama pada breeding untuk replacement atau untuk bakalan. Angka kebuntingan yang tinggi menjadi sia sia jika angka kematian pedet tinggi. Sebaliknya, angka kebuntingan rendah diikuti kematian pedet tinggi, maka tidak ada lagi harapan breeding (ibarat menyonsong senja). Tender loving care, sayangi pedet kita seperti menyayangi keluarga kita tentunya dengan ilmu dan kasih sayang.

Pedet sebagai bagian dari keluarga kita selayaknya kita perlakukan sebaik mungkin. Kecukupan kebutuhan pangan (kolostrum, susu segar/susu induk, milk replacer, rumput dan calf starter sesuai standar kualitas), kebutuhan papan (kandang yang bersih, kering dan nyaman). Kecukupan pangan dan papan berbanding langsung dengan perfoma pedet ke depan akan menjadi generasi unggul dalam produksi dan reproduktivitasnya.

Kandang pedet secara umum terdapat 2 macam: koloni atau individual, menyusu induk (pedet sapi potong) atau terpisah dari induk.(perah dan potong). Kandang koloni memiliki beberapa kelebihan dalam hal efisiensi waktu: pemberian pakan, susu dan pembersihan kandang, efisiensi biaya pembuatan kandang. Kelemahan kandang koloni: susah melakukan kontrol asupan nutrisi dan susu masing masing pedet, resiko penyakit dalam populasi lebih tinggi akibat kontak fisik terhadap anggota kelompok yang sakit, lebih susah dalam penanganan penyakit, dan  potensi munculnya hairball.

Kandang individual memiliki kelebihan: mudahnya melakukan pengaturan pemberian pakan, susu, resiko penularan penyakit karena kontak fisik pedet lain relatif kecil, parameter perfoma dapat teramati dengan baik, pengawasan dan penanganan penyakit lebih terfokus. Kekuranganya: butuh biaya lebih besar untuk pembuatan kandang, waktu untuk membersihkan kandang lebih lama, dan kata pedet ” hidup tanpa kawan dan cinta, bagai taman tak berbunga”.

Berikut beberapa contoh desain kandang (koleksi pribadi dan dari facebook cowsmopolitan dairy magazines)

kandang3

 

Pedet sapi potong: pedet menyusu ke induk secara alamiah di kandang maternity. Induk harus mendapat nutrisi cukup untuk kebutuhan pokok, pemulihan pasca beranak, involusi uterus, dan produksi susu untuk pedet. Induk sapi potong memiliki waktu laktasi lebih pendek dan produksi susu lebih sedikit dari sapi perah. Kandang pedet bercampur induk harus bersih, kering dan nyaman untuk induk dan pedet.

 

Kandang koloni pedet sapi potong: penyediaan rumput dan air minum sejak umur 2 minggu, efektif mencegah terjadinya hairball, serta dilatih makan biji bijian (grain) seperti soya bean meal dengan crude protein sekitar 44% mulai umur 1 bulan.kandang7

Tidak semua pedet lahir dalam kondisi nyaman, sehat atau induk yang sehat dan baik. Pedet dengan kriteria lahir lemah, induk tidak ada kolostrum, produski susu induk kurang, induk tidak memiliki sifat keibuan (no motherly dam), lahir buta, induk tidak sehat, induk mastitis atau lahir pada kondisi tidak standar seperti hujan deras disertai angin sehingga butuh penanganan khusus. Pedet pedet tersebut dipisahkan dari induk ke kandang pedet model individu atau koloni dengan pemberian susu dari sapi perah.

kandang5

Kandang individu: lebih rapi, pedet terkontrol, namun merasa ” dunia itu sepi”. Hati hati memilih jenis alas, alas dari serbuk gergaji atau saw dust, debunya beresiko menimbulkan pneumonia aspirasi, dan serbuk gergaji lembut jika terjilat pedet tidak bisa dicerna, menimbulkan sumbatan pada saluran cerna. Pemberian susu tidak disarankan pada ember hitam (pada foto tersebut) karena bisa bercapur dengan bulu bulu pedet dan rawan terjadi air susu masuk ke hidung pedet (tersedak).

kandang6

Kandang koloni idealnya dilengkapi dengan hay untuk melatih perkembangan rumen, dilengkapi creep feeder, calf starter dan air minum. Beeding (alasnya) cukup comfort dan aman berupa hay atau jerami, namun butuh anggaran pembelian alas.

kandang4

Kandang pedet sapi perah individu: model ini cukup bagus, namun masih memiliki beberapa kelemahan yaitu pedet masih bisa saling menjilat (bulu dan bertukar kuman), jika petugas kebersihan kandang (pen cleaning) bekerja lebih awal dibanding kontrol oleh petugas kesehatan hewan maka kemungkinan banyak kasus diare yang tidak terlihat karena bekas bekas diare dilantai / tembok dan bagian bulu sekitar rektum telah bersih. Padahal diare merupakan ancaman pertama atau kedua pada kematian  pedet, jika hari ini diare tidak tertangani, mungkin besok pedet mati atau menular ke pedet lain

kandang2

drh Joko Susilo, M.Sc

Medik Veteriner

Balai Veteriner Lampung