Kategori
Artikel

Management Feedlote Under Heat Stress

Permasalahan pemanasan global merupakan permasalahan dunia saat ini. Dimana hewan akan mengalami Heat Stress jika tidak dilakukan treatment atau perlakuan akan mengalami gangguan metabolisme. Ada fakta yang menyebutkan tahun 2013 telah terjadi kematian 3000 ekor/ 2 hari karena tidak ada naungan dan mengalami Heat Stress. Bahkan di tahun 2015 terjadi kematian 15000 pada Feedlote steers di Amerika Serikat. Gejala yang muncul ketika hewan mengalami Heat Stress adalah Pernafasan cepat, terengah-engah, liur berlebihan dan turunya imunitas.

Untitled

Kenapa bisa stress??

Ada beberapa faktor yang mengakibatkan hewan menjadi stress diantaranya:

Faktor Iklim:

  1. Suhu 30oC atau lebih karena dengan panas akan meningkatkan suhu pada hewan hingga 15oC;
  2. Kelembaban yang tinggi > 40%;
  3. Terjadi radiasi panas;
  4. Sedikit atau bahkan tidak ada angin;
  5. Kondisi panas terus menerus sampai malam;
  6. Kejadiannya dari 3 sampai 5 hari berturut turut.

 

 

Faktor dari hewannya:

  1. Jenis sapinya/ rasnya: Bos Indicus lebih tahan dibandingkan dengan bos taurus;
  2. Warna kulitnya: yang berwarna hitam lebih tidak tahan stress dibandingakan dengan yang putih atau coklat;
  3. Kemampuan melakukan adaptasi;
  4. Status kesehatan: hewan yang memiliki riwayat penyakit pernafasan akan lebih rentan terhadap heat stress;
  5. Lamanya di kandang: sapi feedlote yang waktunya lama akan lebih rentan terhadap heat stress.

Faktor managemen :

  1. Waktu pemberian pakan dan komposisi ransum pakan terlalu banyak energi akan menjadi lebih rentan;
  2. Feedlote yang tidak memiliki akses terhadap naungan akan lebih rentan: naungan yang ideal adalah 2,5 – 3 m2/ ekor naungan;
  3. Ketersediaan tempat minum kaitanya dengan kenyamanan untuk mendapatkan air minum;
  4. Kandang yang terlalu padat: 12,5 m2/ ekor.

Kondisi sapi disaat “Heat Stress”:

  1. Suhu lingkungan yang akan berdampak Heat Stress pada sapi: Angus > 20oC dan Brahman > 28oC;
  2. Berdiri lebih disukai oleh sapi dalam kondisi panas;
  3. Sapi berebutan untuk mendapatkan air bahkan hewan domninan akan menutupi bak air minum;
  4. Sapi gelisah;
  5. Bunching atau sapi cenderung merapapat dengan yang lain karena jika stress ada kencenderungan untuk berkumpul;
  6. Laju pernafasannya sering, jika dilihat dari Respiratory Rate yang meningkat jelas ini menandakan terpaparnya panas dan ini adalah salah satu yang tepat untuk mengukur sapi tersebut terkena heat stress atau tidak.

Adapun beberapa dampak dari Heat Stress pada sapi feedlote:

  1. Akan mengurangi bobot badan (jika hal ini terjadi) akan berkurang 40-50 kg;
  2. Pengaruhi dari Genotype sapi;
  3. Jika penanganan tidak cepat dilakukan akan berdampak kematian.

Banyak alat ukur yang bisa digunakan seperti pengukur suhu tetapi hal itu sulit untuk digunakan untuk sapi yang memiliki skala besar. Ada cara yang dapat dilakukan dengan melihat secara visual yakni dengan metode Skor Panting.

Untitled2

Upaya apa yang harus dilakuakan jika sapi mengalami Heat Stress seperti dengan pemberian Naungan/ atap yang tepat (karena dengan naugan sapi akan berkurang stressnya menjadi 48%, sedankan jika tidak maka bisa 80 % sapi berdiri), memberikan pakan yang rendah energi, pemberian kipas dan melakukan penyemprotan air. Pemulihan Heat Stress berbeda beda antar breed: Brahman (4 jam) dan Angus (6jam).

 

drh Tri Guntoro, MP

Kasi Infovet Balai Veteriner Lampung