Peta Surveilans dan Monitoring Jembrana

Latar Belakang

Wilayah kerja Balai Veteriner Lampung terinfeksi kasus Jembrana mulai tahun 2016. Kasus di mulai dari propinsi Bengkulu (Bengkulu Selatan, Seluma, Kota bengkulu, Bengkulu Tengah, Bengku Utara, Muko-muko dan Rejang Lebong ) dan Sumatera Selatan ( Musi Rawas, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Ogan Ilir, Ogn Komering Ilir, Banyu Asin, Musi Banyu Asin, dan Ogan Komering Ulu), kemudian melanjut ke propinsi Lampung (Lampung Tengah) dan terakhir di Propinsi Bangka Beliltung (Bangka tengah dan Bangka Selatan).

Status penyakit : terfinfeksi ada

Tujuan

Mengukur prevalensi kasus penyakit Jembrana

Desain surveilans

Surveilans berbasis resiko, faktor resiko adalah kecamatan-kecamatan dengan sapi bali positif penyakit jembrana, nilai resiko diasumsikan kecamatan yang pernah tertular berisiko 5 kali tertular.  Surveilans berbasis resiko hanya dilakukan pada tahap pertama.

Tahap 1

Surveilans berdasarkan faktor resiko pada tahap kecamatan,  :

selanjutnya download di sini