Pemberantasan Rabies Beserta Analisanya di Regional III – Tahun 2010

ABSTRAK

rabies-1Sesuai dengan program pembebasan Rabies di pulau Sumatera pada umumnya dan regional 3 pada khususnya maka telah dilakukan program pemberantasan Rabies di zona endemik dan pembebasan Rabies di zona free history maka telah dilakukan pengambilan sampel, diagnosa secara laboratroirk beserta analisanya sampai tahun 2010. Dari hasil analisa diinformaksikan bahwa kasus Rabies di zona endemik masih terjadi secara fluktuatif dengan kenaikan kasus di Provinsi Lampung (40%), Bengkulu (66,66%), Sumatera Selatan terjadi penurunan(20%) dan Kepulauan Bangka Belitung (0%). Secara serologi diidentifikasi % seroPrevalensi di zona endmik ( 98,27% – 100%) sedangkan di zona Free history (0% ). Agar pelaksanaan Pemberantasan Rabies di zona endemik dan Pembebasan di zona Free history telah dirancang Road Map Pembebasan Rabies dengan  harapan  2013 di Kepulauan Bangka Belitung dan tahun 2015 di Provinsi Lampung, Bengkulu dan Sumatera Selatan .

Based on freedom declaration program of Rabies in Sumatera Island especially in Regional 3 areas, collection sample, laboratory diagnosis and analysis were conducted in 2010. The result of analysis could be informed that there were Rabies case in endemic zone fluctuatively. The case increase about 40%  in Lampung Province and 66,66% in Bengkulu Province. Decreasing case were hapenned in South Sumatera Province (20%) and Bangka Belitung Island (0%). Serologically, prevalence of Rabies in endemik zone is 98,27% – 100%, meanwhile in free history zone 0%. Road Map was designed to support of Rabies eradication in endemic zone (Lampung, Bengkulu, and South Sumatera Provinces) on 2015  and freedom declaration in free history zone (Bangka Belitung Island) on 2013.

Velabo Edisi Juni 2011 ditulis oleh: Marfiatiningsih, S , Suryantana , Suwardan , Sumaryatno 

 

download

BERITA TERKINI