Penerapan Animal Welfare Sapi Digelar Di Lampung

B0b-YgdCUAEleO9Animal welfare atau kesejahteraan hewan telah menjadi isu hangat saat ini di Indonesia terutama terkait hak – hak asasi hewan walaupun untuk kebutuhan ketersediaan pangan seperti penyembelihan ternak.  Oleh karena itu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung bekerjasama dengan Feedlotter Lampung mengadakan pelatihan Animal Welfare terkait pemotongan ternak sapi, senin 21 Oktober 2014.

Menurut Dessy Desmaniar Romas, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petugas teknis tentang pelaksanaan prinsip – prinsip penerapan kesejahteraan hewan pada sapi potong mulai dari kedatangan sapi dari pelabuhan, pengangkutan, pemeliharaan dan proses pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH).   Beberapa narasumber yang hadir adalah dari Meat and Livestock Australia (MLA), Direktorat Kesmavet dan Pascapanen Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Asosiasi pengusaha feedlotter Indonesia (APFINDO) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pelatihan ini juga dijadikan forum diskusi bersama karena turut berpartisipasi petugas teknis dari dinas peternakan kabupaten/kota se Provinsi Lampung, Balai Veteriner Lampung, Balai Karantina Pertanian Panjang, UNILA, Polinela, MUI Lampung, PDHI, ISPI dan pemerhati peternakan yang ada di Lampung.  Berbagai diskusi terkait animal welfare baik dari segi agama (kehalalan), undang-undang, selera konsumen dan lain sebagainya.  Bagaimanapun itu semua pihak mendukung animal welfare atau kesejahteraan hewan ini dan hanya perlu penyamaan pemahaman tentang apa dan bagaimana itu kesejahteraan hewan terutama saat pemotongan terkait kehalalan.  Agama tidak menghendaki perlakuan semena-mena terhadap hewan karena perlakuan yang baik terhadap hewan yang akan disembelih adalah bagian dari tersedianya daging yang halalan thoyiban.

drh Enny Saswiyanti, M.Si

BERITA TERKINI