Kategori
Berita Terbaru

Pulau Enggano Siap Bebas Rabies

B0hI19WCIAANmKHBengkulu (22/10) Bvet Lampung mengadakan Rapat Pembahasan Pembuktian Pulau Enggano Bebas Rabies yang dilaksanakan Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu. Hadir dalam acara tersebut drh. Irianto Abdullah (Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) , drh Syamsul Ma’arif, M.Si (Ka. Bvet Lampung), drh. Heru Susetya, PhD (dosen UGM), perwakilan dari Karantina, perwakilan dari Dinas Kabupaten Bengkulu Utara dan Petugas Kecamatan Enggano.

Pulau Enggano merupakan daerah yang secara historis bebas terhadap Rabies. Pulau ini juga memiliki potensi untuk pengembangan objek wisatanya. Irianto menambahkan selain menjadi objek wisata baru Pulau Enggano juga akan dijadikan tempat pengisian bahan bakar beberapa kapal yang melewati pulau tersebut. Oleh karenanya diharapkan Pulau Enggano ini dapat dibuktikan bebas terhadap Rabies. “Jika akan membuktikan Pulau Enggano Bebas Rabies diperlukan Detect Disease dengan Proporsi Sampel di masing-masing desa.” kata Heru Susetya, pakar dari UGM.

Menurut guntoro, selain data primer kita memerlukan data sekunder diantaranya data populasi anjing, demografi, data kepemilikan anjing, jalur pemasukan anjing ke enggano, data dari dinas kesehatan dan studi persepsi tentang pemahaman tentang rabies. Karantina melalui perwakilan akan memberikan garansi terhadap tidak akan ada masuknya HPR masuk ke Pulau Enggano. Lebih baik lagi seandainya Karantina membentuk wilker yang diawali dengan kader karantina di pulau enggano, sanggah guntoro.

Kadis Peternakan dan Kesehatan Provinsi Bengkulu menutup acara rapat dengan mengajak berkomitmen serta membagi tugas dan merealisasikan surveilans detect disease di Pulau Enggano akan dilaksanakan tanggal 7 November 2014 yang terdiri : Dinas Provinsi, Kabupaten serta Balai Veteriner Lampung.

drh Tri Guntoro, MP