Staf Balai Veteriner Lampung ikuti Workshop Multimedia

Bogor –  Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman menginstruksikan agar seluruh jajaran pelaksana teknis di lingkup kementerian yang dipimpinnya melakukan akselerasi dalam penyebaran informasi kepada masyarakat terkait dengan program pertanian dan hasil-hasil yang telah dicapai selama ini. Oleh karena itu, setiap direktorat jenderal di lingkungan Kementerian Pertanian mesti melakukan peningkatan kualitas SDM yang tersedia dalam bidang jurnalisme dan publikasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian RI, Drh. I Ketut Diarmita, MP, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Ditjen PKH, Dr. Ir. Nasrullah, M.Sc, saat membuka secara resmi kegiatan Worshop Optimalisasi Multimedia, yang dipusatkan di IPB Convention Centre (ICC), Botani Square Building, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (27/11/2018).

“Workshop ini dimaksudkan sebagai respon kita di Direktorat Jenderal PKH atas arahan Bapak Menteri Pertanian. Tujuannya agar para pejabat dan staf pegawai di lingkungan kerja kita memahami dan mengerti pentingnya inseminasi informasi kepada masyarakat. Juga, mampu melakukan kerja-kerja yang terkait dengan informasi dan publikasi,” terang Nasrullah.

Peserta workshop sendiri berjumlah tidak kurang dari 60 orang, terdiri dari staf pelaksana teknis dari masing-masing direktorat dan sub-direktorat serta Unit Pelaksana Teknis. sebagian besar peserta menjabat sebagai pengelola kehumasan dan multimedia di masing-masing satkernya.

Farizal, salah seorang peserta utusan Balai Veteriner Lampung berharap agar kegiatan seperti ini harus senantiasa rutin dilakukan, karena semakin pesatnya perkembangan teknologi harus diiringi juga dengan peningkatan kapasitas pegawai yang menjabat sebagai pengelola multimedia. “Kalau kita tidak meningkatkan skill dan kemampuan dalam hal multimedia, maka hasil kerja kita selama ini hanya sebatas kenangan tanpa ada publikasi dan tulisan sejarah.” paparnya.

Sementara itu, Koordinator Narasumber, Mung Pujanarko, S.Sos, M.I.Kom menjelaskan bahwa materi worshop mencakup jurnalisme warga, dasar-dasar jurnalistik, membuat press release, quick news, feature, videografi, dan fotografi.

“Berhubung penekanan pelatihan diarahkan kepada program optimalisasi multimedia, maka praktek videografi, fotografi, dan pembuatan infografis menjadi penting dan dominan di workshop ini,” jelas Mung Pujanarko yang merupakan dosen komunikasi di Universitas Jayabaya ini. (*)

 

BERITA TERKINI