Kategori
Berita Terbaru

Surveilans Classical Swine Fever di Kab. Bangka Juni 2014

Bangka-12 Juni 2014 – Classical Swine Fever yang juga dikenal dengan kolera babi (Hog Cholera) adalah penyakit virus yang sangat menular dan berdampak ekonomi yang sangat signifikan. Babi bisa terinfeksi secara oral setelah makan makanan yang terkontaminasi oleh virus. Ini paling sering terjadi pada pakan tak dimasak atau sampah yang dimasak atau produk daging pada babi. Babi dapat terpapar dengan kontak langsung dengan babi yang terinfeksi.

Telah dilakukan surveilans CSF di Kabupaten Bangka mendapatkan spesimen yang merata di dua kecamatan yakni Sungai Liat dan Pemali dengan jumlah sampel 80 serum pada tanggal 11 dan 12 Juni 2014.

Dilihat dari struktur kandang yang dimiliki oleh peternak di lihat bahwasanya kandang Akong yang memiliki populasi terbesar 300 ekor belum menerapkan biosecurity yang optimal. Kandang yang masih bisa kontak dari flok satu ke flok lainnya dan memelihara ayam dan babi dalam satu tempat.

 bangka

Ada beberapa langkah untuk melindungi babi dari CSF sebagai berikut :

  1. Gunakan prosedur Biosecurity yang ketat pada peternakan;
  2. Minimalkan kunjungan ke peternakan;
  3. Babi yang baru datang harus diisolasi selama 30 hari sebelum dicampur ke kawanan lainnya;
  4. Jangan diberi pakan dengan sampah yang tidak dimasak atau produk daging babi dan lakukan pengendalian lalat.

Laporan drh Tri Guntoro, MP pada Surveilans Hog Cholera di Kab. Bangka 11-12 Juni 2014