Lahat, 25 September 2025 – Balai Veteriner (Bvet) Lampung melaksanakan surveilans post vaksinasi rabies di Kabupaten Lahat pada 24–25 September 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi dengan Wakil Bupati Lahat beberapa waktu lalu, sebagai upaya memastikan efektivitas vaksinasi rabies yang telah dilakukan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Lahat.
Dalam kegiatan ini, tim Bvet Lampung mengambil 40 sampel darah yang terdiri dari 39 ekor anjing dan 1 ekor kucing. Pengambilan sampel dilakukan untuk menilai pembentukan antibodi pascavaksinasi, sehingga dapat diketahui tingkat kekebalan hewan penular rabies (HPR) di wilayah tersebut.
Kepala Bvet Lampung Suryantana menegaskan pentingnya kegiatan ini. “Surveilans ini bertujuan memastikan bahwa vaksinasi yang telah diberikan benar-benar memicu terbentuknya antibodi pada hewan. Hal ini sangat krusial untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap HPR dan mencegah penularan rabies,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari pihak daerah. Medik veteriner Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Lahat, Hida, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat mendukung program ini. Surveilans post vaksinasi sekaligus menjadi cara untuk memastikan bahwa hewan yang divaksin benar-benar memiliki kekebalan terhadap rabies,” ungkapnya.
Melalui kegiatan surveilans ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Lahat semakin yakin bahwa program vaksinasi rabies yang dijalankan pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian benar-benar memberikan perlindungan bagi hewan dan mencegah risiko penularan rabies ke manusia.