Salah satu feedloter PT Guna Bakti Usaha di Lampung Tengah selalu hadir memberi perlindungan peternak sekitarnya. Program vaksinasi PMK dan LSD sapi milik peternak radius 3 km dari feedlot diharapkan menghasilkan herd immunity dan memberikan perlindungan terhadap risiko PMK dan LSD. Hal tersebut disampaikan Ir. Gunawan Hadi direktur operasional PT. Guna Bakti Usaha. Vaksinasi yang dilakukan 7-8 Oktober merupakan vaksinasi tahap kedua dan merupakan tahap vaksinasi pertama Februari 2025. Tahap pertama fasilitas vaksinasi dari PT tersebut mencapai lebih dari 600 ekor sapi potong. Dalam rangka pengendalian PMK di feedlot sendiri, PT GBU melakukan SOP vaksinasi PMK dan LSD pada sapi sapi baru dari Australia. Dalam kegiatan ini vaksinasi PMK juga dilakukan pada populasi kambing sekitar 500 ekor di Kampung Putra Lempuyang, Kec. Way Pengubuan, Kab. Lampung Tengah
Dalam acara pembukaan kegiatan vaksinasi tersebut yang secara resmi dibuka oleh Balai Veteriner Lampung. Kepala Balai Veteriner Lampung drh. Suryantana, M. Si. Menyampaikan terimakasih atas peran dan partisipasi PT GBU dalam pengendalian dan pemberantasan PMK. Menurut beliau, kondisi PMK di Lampung saat ini terkendali. Hal ini merupakan hasil kerja sinergis antara Direktorat Peternakan dan kesehatan Hewan Kementan RI, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provisi Lampung, Dinas kabupaten dan feedloter serta seluruh peternak di Lampung. Kepala Balai Veteriner Lampung menyampaikan arahan agar tetap secara bersama sama melakukan penjagaan lalu lintas ternak, mensukseskan vaksinasi, melakukan biosecurity ketat, melaporkan kejadian PMk, tindakan pengendalian jika terjadi kasus PMK dan LSD.
Lampung sebagai lumbung ternak sapi potong dan populasi kambing domba harus kita jaga bersama. Kita harus melawan PMK dan LSD dengan konsisten, agar produksi Peternakan di Lampung akan semakin besar dalam mendukung ketersediaan daging sapi, kambing dan domba. Dalam kegiatan tersebut diikuti surveillance penyakit menular hewan strategis yaitu brucellosis dan Anthrax serta pemantauan kecacingan dan parasit darah