Bandar Lampung, 3 Oktober 2025 – Provinsi Lampung memperingati Hari Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189 dengan semangat kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Balai Veteriner Lampung, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung, serta dukungan dinas dan mitra terkait lainnya.
Acara yang dipusatkan di halaman UPTD Klinik Hewan dan Balai Veteriner Lampung ini dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.
Peringatan Bulan Bakti diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan berbagai kegiatan bermanfaat bagi masyarakat, di antaranya:
Vaksinasi rabies untuk hewan kesayangan, baik di klinik maupun dengan sistem drive thru
Donor darah
Kampanye gizi bersama anak-anak TK
Demo anjing pelacak oleh komunitas pecinta hewan
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menegaskan bahwa momentum Bulan Bakti ini menjadi ajang mempererat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat, serta peningkatan gizi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Balai Veteriner Lampung, drh. Suryantana, menyampaikan bahwa Bulan Bakti ini bukan hanya peringatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Melalui kegiatan vaksinasi rabies, donor darah, hingga edukasi gizi, kami ingin menunjukkan bahwa kesehatan hewan sangat berkaitan erat dengan kesehatan manusia. Kolaborasi seperti ini diharapkan menjadi langkah konkret menuju masyarakat yang lebih sehat, peduli, dan berdaya saing,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Ir. Lili, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga medis veteriner, dan masyarakat.
“Bulan Bakti ini adalah momentum untuk mengingatkan kita semua bahwa kesehatan hewan adalah bagian tak terpisahkan dari kesehatan manusia dan lingkungan. Dengan kerja sama yang kuat, kita optimistis Lampung dapat menjadi provinsi yang unggul dalam bidang peternakan, bebas rabies, serta mampu menjaga ketahanan pangan dan gizi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh pemangku kepentingan berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan hewan dan lingkungan, sehingga mendukung tercapainya peternakan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.